Blog
Lihat Profil    Jadikan teman    Kirim Pesan
Official blog untuk informasi, pengumuman, dan segala hal terkait Kompasiana.
Pelajaran Berharga dari Lomba 100 Menit
REP
Admin Kompasiana
|  30 Juli 2010  |  13:44
781
182
7 dari 10 Kompasianer menilai Aktual.
//lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan)

Lomba Menulis Online 100Menit1000Tulisan (http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan)

Perhelatan Lomba Menulis Online 100 Menit 1000 Tulisan dalam kegiatan iB Kompasiana Blogging Day yang berlangsung selama 100 menit, Kamis (29/7) kemarin, menghasilkan dua hasil sekaligus yang dua-duanya mendapat perhatian serius Kompasiana, yaitu kesuksesan dan kegagalan.

Acara lomba online ini tergolong sukses karena, mengacu pada data peserta, diikuti oleh lebih dari 600 Kompasianer di seluruh penjuru dunia. Para blogger di Indonesia, Malaysia, Hongkong, Jepang, Timur Tengah, Amerika dan penjuru dunia lain mendaftarkan diri mereka untuk menjadi bagian dalam kegiatan yang cukup menantang ini. Banyak hal yang membuatnya menarik: Formatnya, momentumnya, hadiahnya dan keleluasaan yang diberikan.

Pada jam J, para peserta berbondong-bondong mengakses Kompasiana untuk menempatkan (posting) dan menayangkan tulisan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan. Bukan hanya satu, tapi dua bahkan mungkin puluhan tulisan sudah disiapkan oleh para peserta untuk diikutkan dalam lomba.

Namun, kesuksesan ini justru menghadirkan kegagalan yang tidak diduga sebelumnya. Jaringan Kompasiana ngadat selama dua jam lebih. Tidak bisa diakses meskipun sudah dicoba berkali-kali. Kalau pun bisa masuk, para peserta kesulitan memposting tulisan. Hal ini tidak hanya dialami oleh peserta lomba, tapi juga oleh Kompasianer dan pembaca Kompasiana lain.

Berdasarkan pantauan lalu-lintas data di Kompasiana, jumlah rata-rata akses (load average) yang biasanya hanya nol sekian persen, langsung melonjak ke angka 100 persen lebih!

Ada apa dengan Kompasiana? Apakah kegiatan besar ini tidak dipersiapkan dengan baik? Atau Kompasiana memang tidak serius menggelar event ini dan hanya mengharapkan kehebohan sesaat untuk mendapatkan popularitas di kalangan blogger dan netizen?

Menjawab kekecewaan dan segala macam pertanyaan yang muncul, kami ingin menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini dilakukan dengan niat menggairahkan kegiatan ngeblog di kalangan netizen. Besarnya hadiah yang ditawarkan adalah salah satu bentuk keseriusan dalam mensukseskan iB Kompasiana Blogging Day.

Sebagai sebuah social blog, Kompasiana jelas mempunyai kepentingan besar di sini. Apalagi nama Kompasiana sudah dikenal luas oleh para pengguna internet-khususnya blogger. Dan sebagai penyelenggara, Kompasiana mempunyai tanggungjawab yang besar, khususnya kepada iB Perbankan Syariah sebagai sponsor sponsor kegiatan. Jadi, tidak ada sedikitpun niat membuat kehebohan dengan menggagalkan sebuah event yang telah dirancang jauh hari sebelumnya.

Sebenarnya, yang menjadi kekhawatiran selama masa persiapan lebih pada jumlah peserta dan tulisan yang masuk, apakah bisa mencapai jumlah seribu tulisan. Dengan memanfaatkan media publikasi jaringan Kompasianer dan saluran jejaring sosial yang ada, jumlah peserta cukup banyak.

Sebelum even dilaksanakan, untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan dan aktivitas di kompasiana.com, Tim teknis sesungguhnya sudah membuat persiapan dengan mengoptimalisasi aplikasi dan performa server Kompasiana. Beberapa fungsi bahkan dinonaktifkan dengan harapan: sistem di Kompasiana masih dapat berjalan dengan baik, dalam batas peningkatan kunjungan dan aktivitas tertentu.

Pada saat lomba mulai dibuka, ternyata peningkatan kunjungan dan aktivitas di Kompasiana terjadi secara bersamaan atau serempak, jauh melebihi batas kapasitas sistem kompasiana, meski sudah dilakukan optimalisasi. Akibatnya, sistem kompasiana kewalahan untuk melayani seluruh kunjungan dan aktivitas seluruh Kompasianer saat itu.  Kesibukan sistem dan server yang luar biasa tinggi itu bahkan membuat Kompasiana sulit untuk diakses selama lomba. Kesibukan tersebut baru berangsur turun dan menjadi normal kembali setelah lomba selesai.

Kalau dianalogikan server sebagai sebuah ruangan, yang terjadi pada saat itu adalah ledakan pengunjung yang menyebabkan ruang penuh sesak. Normalnya, ruang server yang digunakan oleh sekian persen pengguna sehingga data load average yang tercatat sangat kecil, tidak sampai satu persen-dari kapasitas server yang ada. Tapi ketika yang mengakses banyak, maka lonjakannya bisa dilihat dari persentase load average hingga 100 persen lebih.

Harus diakui, problem tersebut terjadi karena persiapan teknis yang dilakukan ternyata tidak memadai untuk mengantisipasi animo dan peningkatan kunjungan dan aktivitas kompasianer yang jauh diluar dugaan. Semoga ini dapat menjadi cambuk bagi tim teknis untuk merancang dan mempersiapkan konfigurasi sistem yang lebih baik dalam even-even Kompasiana selanjutnya.

Dan perlu disampaikan bahwa lomba ini tetap berjalan seperti biasa. Karya lomba yang masuk akan dinilai oleh tim juri bersama iB Perbankan Syariah. Sedangkan tulisan terfavorit tetap akan mendapatkan hadiah seperti yang telah ditetapkan.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi rekan-rekan Kompasianer dalam iB Kompasiana Blogging Day. Dengan persiapan enjin yang lebih solid, kami termotivasi untuk melaksanakan kegiatan serupa di lain kesempatan.

Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para peserta lomba dan Kompasianer sekalian terkait penyelenggaraan lomba kemarin. Dan permohonan maaf juga kami sampaikan kepada iB Perbankan Syariah sebagai mitra dalam kegiatan ini.

Salam hangat,

Pepih Nugraha
Admin Kompasiana


Tags: event

Sebarkan Tulisan:
Tanggapan Tulisan
30 Juli 2010 13:46
0

siti juga Mint maaf , diMAAFkan :)

30 Juli 2010 | 17:18
3

Kawan, kenapa bangsa ini hanya puas dengan WACANA dan selalu dalam implementasinya hanya NOL BESAR. Dan ini tertular dalam segala hal, semua katanya dalam hitungan angka, namun padatnya Jakarta menjadi bukti bahwa kita harus MAKLUM. Maklum dengan macet yang menghabiskan berliter-liter BBM, Maklum untuk waktu yang sangat-sangat terbuang. Dan juga Maklum untuk selalu digenangi air saat hujan sekejap.

Kemarin sore hingga kini kita juga harus Maklum, atas lemahnya kinerja Tim Kompasiana dalam merespon minat menulis dalam Blog Competition. Maklum untuk menunggu dan tiada hasil. Maklum untuk mendapatkan klarifikasi untuk sekian kali 100 menit. Maklum untuk kapitalisasi menjadi nilai penting.

Ketika ditulisan di atas dikatakan dilanjutkan, kami juga Maklum, karena memang kami hanya Penumpang Gratisan. Terserah kalian sajalah, Kawan. Kalian yang punya lahan, kalian yang punya bahan dan kalian yang memetiknya.

Hanya saja, bersikap SETENGAH HATI itu menjadi kurang baik, bila menjadi lahan untuk mengecewakan. 100 menit merupakan waktu yang cepat untuk mengecewakan. semoga bisa terhibur dengan pilihan yang tepat dari hasil kompetisi ini. Kita liat nanti hasil penjuriannya.

Ternyata Maklum itu “Indah”, walau membodohkan atau mungkin meracuni kita bila sikap Maklum itu menjadi Budaya. Apalagi di jagat yang katanya memasuki ADIDAYA.

salam Maklum.
(maaf ini bukan Maklumat, harap Maklum. —-> ketularan virus maklum hehhe….)

30 Juli 2010 | 17:21
0

kalau sang peramu kata dah bersabda maka melongo dah, hahahahahahahahahahaahahahahahahahaahahahahahahaahahahahaha

30 Juli 2010 | 17:23
0

saya maklumi itu. hehehe (ketularan juga)

30 Juli 2010 | 20:37
0

saya ikut memakluminya….. :roll:

31 Juli 2010 | 02:09
0

maklum seh mimin maklum , rela pun mumet rela, mimin mumet doakan semoga lancar lancarrr….tapiiiiiiiiiiiiiiiii tolong dong kembalikan sawah dan kambing mimin … (loh) heheheheeheh …… :lol:

31 Juli 2010 | 08:15
0

sepakat dgn pak Edy..
kompasiana bukan negara, dan tdk bisa dimaklumi jika budaya kenegaraan yg kerap ber-maklum-maklum diadaptasi sebagai cara berkomunikasi admin dgn komapasianwer.
mas pepih, cara berkomunikasi anda mirip banget dgn cara berkomunikasi dgn pak beye, menteri2nya dan segenap elit birokrasi di negeri ini… bahasa anda bahasa top down mas ! coba sigi setiap kalimat2 anda, apakah ada ruang komunikasi dua arah didalamnya ? mtkda ada sama sekali. anda hanya mengklarifikasi ‘gugatan-gugatan kompasianer, stelah itu maslaah anda anggap selesai.
blog social media itu horizontal mas, dialog dua arah.. tidak gugat-kalrifikasi-selesai.. tanya jawab itu harus berulang-ulang dan berkelanjutan..
dgn surat + salam hangat dr anda, masalah itu hanya selesai bagi anda, tdk bagi kompasianer..
saya kecewa dgn cara berkomunikasi anda mas pepih…

salam dingin
Rusdianto…

30 Juli 2010 13:50
1

semoga tidak terulang lagi. dan semoga para kompasianer tetap semangat dalam menulis. dan semoga jawaban dari admin ini bisa menjawab semua omelan dan kekecewaan. selamat bekerja untuk admin.

30 Juli 2010 13:51
0

server sebagai sebuah ruangan, yang terjadi pada saat itu adalah ledakan pengunjung yang menyebabkan ruang penuh sesak. Normalnya, ruang server yang digunakan oleh sekian persen pengguna sehingga data load average yang tercatat sangat kecil, tidak sampai satu persen-dari kapasitas server yang ada. Tapi ketika yang mengakses banyak, maka lonjakannya bisa dilihat dari persentase load average hingga 100 persen lebih.

Maaf, bukannya saat event sebaiknya menyediakan Ruang yang lebih besar ya…

30 Juli 2010 | 16:40
0

bener banget, mi. Itu menandakan tidak ada perhitungan yang matang ;)

30 Juli 2010 | 17:01
0

@Rahmi: Andai saja yang menulis komen Kompasiner yang masih geram lantaran gagal posting kemarin, mungkin kata maaf bisa menjadi kampret. :) :) :)

31 Juli 2010 | 09:28
0

Setuju sama yang ini…bisa di perhitungkan dari data peserta yang mendaftar..andaikan satu peserta menyiapkan 2 tulisan saja berarti tulisan yang bakal di posting dalam waktu itu sekitar 1200an postingan.. menurut info , kompasiana mampu menampung sekitar 1000tulisan.. beratti seharusnya sudah bisa dibayangkan memang bakal sesak.. kok ya gak di siapkan ruangan yang 2 kali atau 3 kali lebih besar.???

6 Agustus 2010 | 15:42
0
6 Agustus 2010 | 15:42
0
30 Juli 2010 13:53
0
30 Juli 2010 13:59
0

Saya ikut hanya termotivasi ingin menjadi bagian kompasiana dalam mewujudkan 1000 tulisan dan harapan terbesar saya adalah terpilih menjadi tulisan favorit dan mengharapkan Nokia C3 yang saya niatkan akan saya hadiahkan untuk papa. Papa saya sangat menyukai apa yg saya dpt dengan gratis…kaos2 bermerk pestisida dan fungisida adalah kaos favoritnya krn saya dp gratis dari supplier hehehee..curhat dehhhh…btw nyampe 1000 tulisan ga???

30 Juli 2010 14:05
1

diulang dong bos . ane pengen dapet kamera keren neh.. he he he.. ane kemaren gagal masuk.. he he

31 Juli 2010 | 09:40
0

setuju :p

30 Juli 2010 14:07
0

hmmmm… begitu ya …

30 Juli 2010 | 14:11
0

kenapa hhmmmmmmmm.hhhhmmmmmmmmmmmmmmmmmm, masih ngrundel ya….

30 Juli 2010 | 14:25
0

masih…. hhhmmmmm………..

30 Juli 2010 | 14:31
0

hmm.. alangkah kerennya kalo lomba ini diulang dengan format yang lebih sehat.. hmmmm

30 Juli 2010 | 14:37
0

lho, ini kan lomba dalam 2 tahap,
tahap pertama bagaimana kompasianer berhasil mempublish tulisannya, tahap kedua penilaian admin terhadap tulisan yang sudah terpublish. kalau ternyata kompasianer gagal mempublish tulisan berarti ya sudah gugur di tahap pertama :D

30 Juli 2010 | 14:38
0

he he.. betul.. tapi tetep.. hmmmm

30 Juli 2010 | 14:42
0

@ ary en Gibb … setuju…. it’s fair … :D

30 Juli 2010 | 14:50
0

@gibb : hmm apa? harusnya admin menjelaskan hal ini, bukan ngiming2i tahap kedua dan menyembunyikan tahap pertama, biar orang legowo nerima kekalahan dan tahu diri kalo jaringan itnetnya lemot :- pisss :D

30 Juli 2010 | 14:58
0

Hmmm nya menyayangkan sarkem ikut gugur. he he he.

kualitas tulisan jadi nomor dua dilomba ini. faktor luck nya gede. lucu juga kalo judulnya lomba blogging.

lagipula, day itu 24 jam, bukan 100 menit. wakakaka :lol:

30 Juli 2010 | 15:00
0

@ gibb… day itu buat ngedumelnya…. hehehehehhe

31 Juli 2010 | 02:10
0

hmmmmmmmmmmm…………………

30 Juli 2010 14:08
0

dimaafkan.,.,.
diatas perkiraan.,,.,
kira2 naib tulisan saya gimana ya? :lol: :oops:

31 Juli 2010 | 02:11
0

masih ngarep mode on :)

30 Juli 2010 14:08
0

walopun saya ga berhasil memasukkan tulisan, saya tetap sayang kompasiana…. sama2 minta maaf ya, kemarin sempat nggrundel-grundel :lol:

30 Juli 2010 14:09
0

Sebagai seorang blogger, dalam mengikuti lomba menulis apapun bentuknya bukan hadiah yang saya kejar, tapi pada semangat menulis yang ada pada diri saya sendiri. kemarin, saya juga sudah menghawatirkan hal itu (over load) eh, rupanya beneran :) Saya berhasil posting satu tulisan, tapi kok nyasarnya ke profile sendiri. Ya sudah, mungkin bukan rezeki saya :)
Sama2 saya juga mohon maaf :)

30 Juli 2010 | 14:21
0

yah, senasib mbak, ke upload tapi ga masuk ke mikrosite :(

30 Juli 2010 | 14:24
0

senasib juga…hahahahaaa

30 Juli 2010 | 14:40
0

Tosss,,.. hihi ada temennya rupanya :D

30 Juli 2010 14:09 via Mobile Web
0

Sepertinya waktunya yg mesti ditambah misal 1 x 24 jam hehehe…, tp tulisan yg msk tetap dibatasi, sehingga para kompasianer tdk terburu2 utk mengirim tulisannya krn takut kehabisan waktu sehingga terjadi akses yg bersamaan…

30 Juli 2010 14:11
1

…lomba berjalan seperti biasa…hehe…!

30 Juli 2010 | 14:20
0

he he

30 Juli 2010 14:11
0

saya dari awal niatnya cuma pengen meramaikan pemecahan rekor MURI, tp kira2 rekornya bisa pecah ga ya?

30 Juli 2010 14:12
0

Hiks.. dimaafkan.

Saya sudah ikhlas ;-)

30 Juli 2010 14:15
0

Kata “maaf” dr Kompasiana sudah. Berarti tinggal dua yg belum.
1. Benar-benar menyesali perbuatannya
2. Berjanji tidak akan mengulanginya lagi di masa datang.
Ini baru top markotop he..he..he..

30 Juli 2010 14:16
1

untuk mempraktekkan demokrasi, saya kira baik juga admin meminta pertimbangan dari Kompasianers apa yang sebaiknya dilakukan untuk sebuah peristiwa seperti kemarin itu. Ini bukan soal hadiah-hadiah sama sekali, itu kan hanya benda-benda yang bisa rusak bahkan dalam waktu cepat, bisa kena air bahkan bisa dikanan-kirikan pencuri… apa pula enaknya dapat hadiah yang tidak fair macam itu? hehe… menulis kan berbeda dengan lotre.

saya menangkap dari beberapa kompasianer yang lebih melihat bahwa lebih bijak menjadwal ulang acara macam itu:
http://teknologi.kompasiana.com/group/internet/2010/07/30/admin-kompasiana-jangan-melarikan-diri-akh/

30 Juli 2010 | 18:47
0

Pendapat Ini paling bijak sobat….Admin coba fahami ini…… Salam

30 Juli 2010 14:17 via Mobile Web
1

kang pepih saya maafkan tapi lain kali try out dulu kang biar team teknis tau kapasitas teknis nya. pake sistem placebo gitu

30 Juli 2010 | 15:07
0

Hahahaha

setuju!!

31 Juli 2010 | 08:32
0

setuju

30 Juli 2010 14:17 via Mobile Web
0

Kang Pepih, di atas Andi menyampaikan bahwa lomba tetap berjalan seperti biasa sesuai ketentuan lomba. Saya melihat banya tulisan peserta yang waktu tayangnya melewati 100menit waktu yang ditentukan sebelumpnya? Apa ini terbilang sah?

Banya dari kami yang menyangkan ketidaknyamanan. Semoga Kompasia lekas sembuh.

30 Juli 2010 | 14:27
0

iya malah tadi ada yg posting 30 juli masuk ke lomba kok bisa ya?/

30 Juli 2010 14:18 via Mobile Web
0

Kang Pepih, di atas Anda menyampaikan bahwa lomba tetap berjalan seperti biasa sesuai ketentuan lomba. Saya melihat banya tulisan peserta yang waktu tayangnya melewati 100menit waktu yang ditentukan sebelumpnya? Apa ini terbilang sah?

Banya dari kami yang menyangkan ketidaknyamanan. Semoga Kompasia lekas sembuh.

30 Juli 2010 | 15:09
0

yup… setuju dengan pertanyaannya. bahkan tidak hanya melewati limit atas, tapi juga belum nyentuh batas bawah sudah ada yang masuk. itu gimana?

masih tambah lagi, gimana dengan nasib tulisan yang sudah publish tapi begitu diedit malah jadi tulisan biasa, tidak lagi masuk dalam Ib blogging day?

30 Juli 2010 | 17:58
0

ini pertanyaan2 teknis kayak gini dijawab dong…kasihan kan…masih harap2 cemas…masuk atau nggak ya? yang gatot ya sudahlah…tapi kalo yang gantung begini nasibnya kumaha euy…oii..oii…

30 Juli 2010 | 18:14
0

waduh! mak gaul mulai tereak! hahahahahaahahahahahaahahahahahahahaahahahahahahahaahahahahahahahahahahah

30 Juli 2010 | 18:16
0

hahahahaaaaaaaaaahahahahaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….dicuekin…ya teriak…tambah dicuekin…wkwkwkwkwk…..
kalo aku sih udah gatot, ngee…tapi kesian itu yg udah masuk trus mental lagi….bweeeh, gimana rasanya…gak ada kejelasan… :(

30 Juli 2010 | 19:12
0

mak winnnn… tulisan gw publish jam 2-jam 3.40 eh nongol di tulisan jd jam 18 sekian…. gugur kali ya? wkwkwkwk

31 Juli 2010 | 02:14
0

ntar siapkan lobang dulu ….. hahahahaahahaha :lol:

31 Juli 2010 | 08:34
0

gugur satu tumbuh seribu…itulah indonesia…..

30 Juli 2010 14:21
0

“Pada saat lomba mulai dibuka, ternyata peningkatan kunjungan dan aktivitas di Kompasiana terjadi secara bersamaan atau serempak, jauh melebihi batas kapasitas sistem kompasiana, meski sudah dilakukan optimalisasi”
Tentu saja aktivitas terjadi secara bersamaan. Waktunya kan singkat hanya 100 menit. Semua orang tentunya tidak mau kehabisan waktu.

30 Juli 2010 14:22
0

sering buat kaya gini lagi ya.. Tapi berusaha untuk lebih maksimal :)

30 Juli 2010 14:22
1

btw, itu lonjakan pasti terjadi kok bos.. apalagi diiming-imingi hadiah kamera keren. huehehe…

kenapa gak lomba 1X24 jam. satu peserta mengirim satu tulisan terbaiknya. tulisan minimal 3000 karakter. itu bakal lebih sehat om :)

30 Juli 2010 | 14:41
0

Setuju sama ini. Tulisan dibatasi :)

31 Juli 2010 | 09:42
0

setuju lagi. lebih realistis :P

g
30 Juli 2010 14:23
0

Ohh… Saya malah mengira Kompasiana kena Dos attack, sebab belakangan ini sering susah diakses.

30 Juli 2010 14:23
0

Kesempurnaan hanya milik Tuhan semesta alam om..
Sebaiknya ambil hikmah positif nya saja utk perbaikan di masa yg akan datang..

Salam Happy

30 Juli 2010 14:23
1

:evil:

30 Juli 2010 | 14:26
0

:oops: :oops: :oops:

30 Juli 2010 | 14:27
0

:oops:

30 Juli 2010 | 14:29
0

:mrgreen:

30 Juli 2010 | 15:06
0

:roll:

30 Juli 2010 | 16:46
0

wuakakakakakakaakakakakakakaakakakakakakakakaakakakakakakakakaakakakakaka

napa, Raaaaaaaaa???? hahahahahahahaahahahahahahahaahahahahahah

31 Juli 2010 | 00:17
0

hampir saya tendang lap top saya kemarin saking gemesnya gak masuk2…. bisa dibayangkan oleh kompasiana jika ada peserta mendadak mati karena kecewa?

31 Juli 2010 | 02:15
0

siapa yg tanggung jawab ?

30 Juli 2010 14:24
0

ternyata antusias kompasianers dalam mengikuti blogging day cukup tinggi, walaupun saya tidak ikut dalam lomba tersebut.. tapi seharusnya memang admin lain kali harus mempersiapkan acara spt ini dg matang, sehingga dpt meminimalisir kesalahan sistem atau kekacauan yg terjadi pada server, salah satunya dg menyiapkn server cadangan… tapi langkah admin dg mengadakan event ini telah membuat gairah menulis para kompasianers semakin tinggi tampaknya…salut…hehhee

30 Juli 2010 14:26
0

Ah, sebenarnya gak ada yg perlu dimaafkan. Memang animo peserta jauh diluar perkiraan semua pihak. Tapi biar lebih fair, acara itu harusnya diulang saja agar semua kebagian peran. Hahahaha…

30 Juli 2010 14:27
2

“Pada saat lomba mulai dibuka, ternyata peningkatan kunjungan dan aktivitas di Kompasiana terjadi secara bersamaan atau serempak, jauh melebihi batas kapasitas sistem kompasiana, meski sudah dilakukan optimalisasi”

Kok pake kata “ternyata” kang? kesannya kok tidak diduga sebelumnya…
pasti akan ternjadi peningkatan kunjungan secara signifikan kan? ini hanya logika biasa saja yg berbicara..
apapun itu, kalau sudah diputuskan lomba berjalan seperti biasa, walaupun pelaksanaannya ternyata tidak berjalan dengan biasa…ya mau apa lagi…
saya maafkan saja… :)

30 Juli 2010 14:27
0

mau dilanjut atau tidak, saya tidak akan berkomentar kang. kalaupun dilanjut, saya kasian sama yg gagal masuk, tp kalo tidak dilanjut, nanti yg masuk akan misuh2. saya sendiri sudah legowo, jika tidak dilanjut meski tulisan saya masuk dua biji (dari sepuluh biji yang disiapkan)

30 Juli 2010 14:28
1

Ini kalau meminjam istilah peribahasa jawa adalah kegeden empyak kurang cagak….tapi memang patut didukung event seperti ini hanya formatnya saja yang mungkin diubah…

30 Juli 2010 14:29
0

Akhirnya, admin kompasiana berbesar hati memberikan klarifikasi atas lomba ini yang menghebohkan jagat blogger

30 Juli 2010 14:29 via Mobile Web
0

diulang aja kang..jam diperpanjang lagi..jadi masih sempat mikir mau nulis apa..hhee

30 Juli 2010 14:30
1

kyknya kapasitasnya beneran sedikit ya bang :) bahkan klo sya buka dri kantor suka pages broken dan sering postingan yg keluar malah beserta code..

klau meminjam analogi ruangan td, kalau jelas ruangannya cuma segitu..kalau boleh saran, jgnlah membuat timing masuknya yg terkesan memaksa semuanya masuk bersamaan pada wktu tersebut..kecuali kalau memang kompasiana sudah sangat yakin ruangan itu memiliki “gerbang” yang cukup besar untuk dimasuki semua orang :) jd perpanjanglah timingnya..kalau tidak perbesarlah “gerbang” msuknya..

salam :)

30 Juli 2010 14:30
0

semoga saja bisa jadi pelajaran

30 Juli 2010 14:32
0

pas aku baru daftar dan lihat jumlah peserta, aku udh tahu kalau ntar pasti susah posting tulisan, hehehe
tp tetep aja nyoba, dan hslnya emg gagal.
sedih? iya. ngambek? enggak lah, buat apa getoo…

buat yg berhasil posting, smoga sukses yoh!
yg gak berhasil, keep writing!

30 Juli 2010 14:33
0

dimaafkan mas pepih, kita-kita kan pemaaf, aku juga bersyukur 5 tulisanku bisa tayang, semoga tulisanku dapat penilaian yang baik, mohon di vote ya :
http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan/2010/07/29/anakku-bertanya-sex/

30 Juli 2010 14:37
0

sip.. tak apa kok kang Pepih.. hal seperti ini wajar.. seumpama ada nada2 yang sumir dan mencemooh, ditelen aja..
terima kasih loh atas kesempatannya

30 Juli 2010 14:43
3

Udah minta ma’af masih diprotes, .. tidak minta ma’af disindir-sindir terus .. halah :)
Klo gitu tunggu lebaran aja deh, .. biar saling ma’af mema’afkan
pLLiisss deh ah

30 Juli 2010 | 15:08
0

sepakat dengan Pak Umar

rob
30 Juli 2010 | 17:48
0

hahaha…Bukannya itu konsekuensi logis jadi rumah orang2 kritis, Om?

30 Juli 2010 | 19:38
0

yah, kan kompasiana isinya blogger semua, wajarlah kalo kritis. kalo nggak kritis itu yang bahaya.

30 Juli 2010 | 20:57
0

Kritis sih sah2 saja kok, .. tapi kan admin sdh minta ma’af bos ..

30 Juli 2010 14:47
0

inilah sikap yang ditunggu para kompasianer. saya yakin, kekecewaan itu sudah lenyap sejak semalam dan bisa memahami kenyataan yang terjadi di kantor kompasiana. selanjutkan, yuk kita siapkan kembali event besar berikutnya!

jabat erat!

30 Juli 2010 14:50
0

Saya memprediksi bahwa akan terjadi “kekacauan” seperti pada waktu penerimaan murid baru, awal bulan ini. Dan ternyata BENAR TERJADI. Mau alih profesi sebagai ahli nujum saja ahhh…

http://www.wartakota.co.id/detil/berita/26882/Komputer-Macet-PPDB-SMA-Kacau

30 Juli 2010 14:54
0

aku kecewa…………ya kayak lagunya BCl! Terus kayak lagunya sherina yang baru…”Pergilah kau’ Meski seperti Rio Febrian “maafkan” tapi semua sudah berakhir!
lain kali siapin ruangan kalau mau buat event …yang lebih besar! Ck…ck…ck…..*cicak di dinding

30 Juli 2010 14:57 via Mobile Web
2

Siapa saya untuk tdak mmberi maaf kepada admin. Dari kemarin bahkan saya sudah bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi dan berlapang dada.
Yang menjadi pertanyaan saya sekarang, atas dasar apa admin tetap melanjutkan lomba ini? Meskipun saya berhasil mempublikasikan satu tulisan, tapi melihat kekecewaan sebagian besar kompasianers yang gagal mempublikasikan tulisannya, saya sudah tidak lagi berharap jadi pemenangnya.
Kalau kang pepih melihat keberhasilan acara ini pada antusiasme peserta, sudah selayaknya mereka mendapat penghargaan atau minimal tidak lagi dikecewakan dg terus melanjutkan perlombaan ini.

Semoga ini bukan even terakhir yg mendapat antusias begitu besar dr kompsianers…

SALAM

30 Juli 2010 14:58
0

Berhubung sampai kemarin sore (29 Juli 2010 ) saya tidak bisa akses kompasiana apalagi ke kompetisi blogging day nya, maka tadinya saya berpikir bawa kompetisi akan diperpanjang atau diulang
Namunnnn……pagi ini (30Juli 2010), tiba di kantor saya langsung login ke kompasiana dan tenyata oh ternyata terdapat notifikasi : Lomba menulis online telah berakhir….tadaaaaaaa !!!!
Kecewa…kecewa…kecewa

30 Juli 2010 15:00
0

waktu dimulai perlombaan ..kayaknya tidak berdo’a dulu kalee..

30 Juli 2010 15:10
0

Sejak awal niat saya hanya ingin ikut memeriahkan saja,.

Menang hati nyaman tak nyaman,
no komen waelah,.

mari saling memaafkan, bentar lagi ramadhan

30 Juli 2010 | 16:44
0

Dik Izzah, biasanya kalau hanya niat ikut memeriahkan, malah-malah jadi pemenangnya lho. :)

30 Juli 2010 15:21
1

Terimakasih sudah memberi penjelasan dan meminta maaf untuk masalah teknis yang terjadi kemarin, kang Pepih.

Saya harap setelah ini akan ada program atau lomba lain yang serupa tapi jauh lebih baik karena server dan bandwidth Kompasiana sudah ditambah lagi :)

Jujur saya jadi merasa bersalah kalau mau minta vote ke Kompasianer lain karena sepertinya koq kurang peka dengan Kompasianer yang kurang beruntuing untuk menembus traffic yang melonjak gila-gilaan kemarin. Jadi buat teman-teman yang sempat “terluka” kemarin saya ikut prihatin dan sama sekali tidak merasa beruntung karena bisa menembus kesulitan mempublished tulisan…. Percayalah, itu kebetulan saja karena kita semua merasakan kesulitan yang sama.

Positifnya saya semakin kerasan di rumah sehat ini, adminnya mau meminta maaf dengan rendah hati meskipun kemarin juga bekerja pontang-panting dan Insya Allah, penghuni rumahnya mau memaafkan dan memberi kesempatan admin untuk membuat lomba seperti ini lagi tapi dengan persiapan yang lebih matang.

Jadi kapan lomba seperti ini lagi, kang? ;)

30 Juli 2010 15:31
1

nah kalau begini kan jadi peserta yang kecewa mendapat penjelasan yang optimal

sebenarnya kita2 yang tinggal di LN sudah bisa tahu koq akan terjadi over loading, sehingga server akan lemot utk meng-akses.

saya sendiri sudah berkonsultasi dengan para IT disini, dan mereka sdh menyampaikan besar kemungkinan akan terjadi blow-up akses.

tapi yah, saya tetap we keukeuh ingin nge-rame-in lomba blogging dengan tujuan positif.

oke deh kang @Pepih, sepertinya kita semua memang harus banyak belajar. dan kejadian kemarin baiklah kita semua jadikan pembelajaran yg berharga bagi semua pihak

menang atau tidak, bukan tujuan kita koq kang @Pepih. tetapi simpati kita kepada kegiatan rumah sehat ini.

oke deh, next time will be better :D
ada lomba atau tidak, kita semua tetap akan semangat utk menulis utk menjamin silahturami dialam maya

kang @Pepih, hatur nuhun nya.

salam

30 Juli 2010 | 19:31
0

Benarkan…coba kombain dengan komentar saya dibawa @Della………. Salam

30 Juli 2010 15:34
0

saya udah menyangka pasti server akan error begitu saat lomba. Asli kang, saya gak bisa masuk 100 menit lebih pada saat blogging…
dan saya punya keluhan 1 nih kang. tulisan saya kan bisa masuk pukul 14:22. saat itu masih dalam kategori iBblogging, tapi menurut acuan penulisan dapat diganti setelah lomba usai, maka tulisan saya itu saya masukan picture, tapi koq gk ada kategori iBblog syariah lagi, so saya masukan ke kategori fiksi, itu gimana tuh kang?
masih masuk hitungan kah tulisan saya yang cuma satu2nya itu, atw ??? :-(

30 Juli 2010 15:34
0

ah, saya ini orang indonesia dan tinggal di indonesia. sudah terlalu biasa dengan hal-hal yang tidak sempurna dan bahkan lebih hancur-hancuran daripada gagal login utk posting tulisan demi dapat hadiah seperti waktu blogging day kemarin. saya hanya bisa mendoakan semoga setiap ikhtiar hikmahnya positif.

30 Juli 2010 15:35
0

Kayanya ada yang kurang dari penjelasan Admin, ini , kami atasnama kompasiana, dalam rumah sehat ini belum terjawab semua uneg-uneg peserta Lomba Menulis Online 100 Menit 1000 Tulisan ini :
1. Jumlah tulisan yang masuk sampai batas waktu yang sudah ditetapkan ternyata belum diinformasikan.
2. Seleksi tulisan yang masuk, belum dijelaskan kapan dan kriteria apa yang yang harus dicermati.
3.Menurut saya yang awam ini, jika melihat judul lomba tersebut yaitu yaitu 100 menit 1000 tulisan, jika karena permasalahan tersebut diatas tidak tercapai kuota 1000 tulisan ternyata belum dijelaskan secara gamblang dalam tulisan tsb diatas.

Mengenai permintaan maaf, sebagai kompasioner sama-sama maklum, toch namanyanya juga mesin dan manusia pasti punya banyak kesalahan. jadi sama-sama minta maaf aja deh…..Sip… terimakasih atas perhatiaan dari Admin dengan segera memposting informasi yang ditunggu-tunggu oleh peserta lomba ini. Trimz

30 Juli 2010 15:35
0

Mas Pepih, sungguh luar biasa Kompasiana mengadakan ini, walau pun saya termasuk yang kecewa karena nggak bisa masuk-masuk… padahal sudah semangat beberapa hari sebelumnya…. he he he… Tetap berpikir positif, bahwa Kompasiana sangat luar biasa! Di tunggu lagi program yang lebih menggairahkan para penulis negeri ini yang kehilangan tempat menyuarakan kebenaran. Hidup Kompasiana….!

30 Juli 2010 15:40
0

saya gak ikut lomba, jadi kecewanya gak terlalu parah………………….

permintaan maafmu diterima…. :)

30 Juli 2010 15:42 via Mobile Web
0

Semoga bisa belajar dari event kemarin, ;)

30 Juli 2010 15:45
0

Saya sih enjoy aja, udah tahu kalo akan overload… Jadi ngak ikutan.
Ayo saling memaafkan, mumpung dekat Ramadhan.

Salam hangat juga,
Irsyam Syam

30 Juli 2010 16:10
0

Traffic kemarin, uyel-uyelan pol. Very very overload..
Berempati untuk yang gagal posting pada lomba kemarin..
Respek dengan langkah admin yang bijak..

Viva Kompasiana
Go Mas Pepih Go..

30 Juli 2010 16:10
0

saya gak bisa ikut gara-gara gak bisa masuk ke web kompasiana, padahal kalo dpt hadiahnya saya ingin tunjukan ke ortu dan kaka saya bahwa saya menulis ada hasilnya bukan hanya menghabiskan uang buat beli pulsa modem :(

30 Juli 2010 16:11
0

Kang Pepih tulisan saya
http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan/2010/07/29/kambing-hitam-itu-adalah-biker/
menghilang dari ib blog setelah saya tambahkan foto
dan sekarang sudah berpindah link
ke :
http://lifestyle.kompasiana.com/group/urban/2010/07/29/kambing-hitam-itu-adalah-biker/

so, apakah tulisan sy tetep diikutkan lomba ya?

salam ngarep :)

30 Juli 2010 16:12
0

dimaafkan…kedepannya pasti akan lebih baik…. :D

30 Juli 2010 16:32
0

Kang Pepih.

Saya sebenarnya sudah menyiapkan 1000 tulisan untuk diposting dalam waktu 100 menit pada iB Blogging Day kemarin. Dari 1000 tulisan itu, 997 buah masih mengawang di langit pikiran, dan 3 buah siap diluncurkan. Dan dari 3 yang siap itu, hanya 1 yang terpublikasi. Tetap masih untung. :) :)

Rasanya juga agak malu saya “mengemis” minta vote teman-teman Kompasiner. Kini saya meneguhkan hati, perkara postingan Titip Rindu Buat Ibuku diklik atau tidak, tak masalah. Perkara sedikit atau banyak vote juga tidak masalah. Terpenting, Titip Rindu Buat Ibuku itu dianggap posting sedikit bermutu saja oleh juri iB Kompasiana Blooging Day, rasanya sudah cukup puas di kalbu….

Hanya kini sedang berusaha agar kata kunci (keyword) “Titip Rindu Buat Ibu” bisa tampil di halaman awal mesin pencari Google. Ternyata pesaing dengan kata kunci itu cukup ketat di mesin pencari. Kalau bisa menembusnya, niscaya lalu lintas netter yang berkunjung ke postingan tersebut bisa signifikan. Hehehe.

30 Juli 2010 16:41
0

100 menit 1000 tulisan = macet, karena ruangan nggak cukup menampung.
bagaimana kalau 1000 menit 1000 tulisan, saya kira semuanya dapat kebagian kursi.
Saya yakin, kedepannya pasti lomba di kompasiana akan lebih baik.

30 Juli 2010 16:56
0

euleuh2 Kang Pepih… meuni seueur pisan nu protesna… tong dileubeutkeun kana manah nyak…. sing sabar weh… pami aya nu ngarah mah pek dipanglawankeun ku urang bandung, garut, tasikmalaya….

30 Juli 2010 16:59
0

sip.hatur nuhun atas penjesannya kang .di maafkan ,siapa sih yang engak mau acara tersebut sukses ? kita semua pasti berharap sepert itu.
semoga ke depan lebih baik lagi.

30 Juli 2010 17:04 via Mobile Web
0

okd..
Ditunggu event kompasiana berikutnya Mas..

30 Juli 2010 17:07
0

Semoga lomba selanjutnya bisa lebih baik.
It’s just a game, and I’ll keep on writing no matter what….

30 Juli 2010 17:09
2

Saya tidak ikut lomba kemarin karena sudah memperkirakan adanya overload ini yang sepertinya IT Kompasiana belum bisa memperhitungkan dengan matang.

Maaf para admin, ini berdasarkan pengalaman dalam ikut lomba Gempita Afsel. Memang formatnya berbeda, namun saya mengambil kesimpulan dari lomba Gempita Afsel itu bahwa IT tidak memperhatikan hal2x ybs secara detail. Contohnya: lomba ditutup pada tanggal 9 Juli 2010 jam 24:00 sementara setelah lewat saat itu masih ada yang berhasil posting. Bukankah bisa diprogram bahwa setelah lewat batas waktunya maka akan ada proses yang bisa menolak sebuah tulisan yang dipublish?

Perlombaan yang dilakukan lewat alam nyata dan lewat alam maya tentu sangat berbeda.

Perlombaan blogging 100 menit itu telah ‘meniadakan’ secara sengaja peraturan yg dibuat oleh admin tentang banyaknya artikel yang bisa dipublish oleh satu Kompasianer dalam sehari beserta batas waktunya. Nah, bagaimana perhitungan/antisipasi admin dalam hal ini? Pentargetan 100 menit untuk 1000 postingan itu berdasarkan apa?

Kalau memang admin tidak menambah kapasitas BW, maka tentu targetnya harus dibuat realistis. Fungsi2x yg dinonaktifkan itu apa memang berdasarkan sebuah perhitungan atau hanya anggapan saja?

Maaf para admin yth, saya hanya mencoba menyampaikan pertanyaan2x demi kemajuan bersama. Saya pernah punya pengalaman mengadakan lomba lewat internet meski saya bukan sebagai IT yang mengendalikan sistem, tapi hanya sebagai user. Dan meski bukan orang IT, namun pernah belajar sedikit tentang IT yang memang rumit dan bikin rambut rontok. Namun yang terpenting adalah alur2x program yang logis dan sistematis.

Semoga kedepannya Kompasiana bisa lebih baik mempersiapkan diri dan para Kompasianer akan tetap mendukung rumah sehat ini untuk menjadi yang ter- paling tidak di Indonesia.

Salam Kompasiana

30 Juli 2010 | 17:20
0

Ing, ini posting komentar terbaik dan terwaras sejak kita berpisah “lewat pukul nol-nol” beberapa waktu silam. :)

Biasanya yang khas hanya dua huruf panjang melampaui kotak komen. Hahahahahaha (yang ini tidak lewat batas).

30 Juli 2010 | 17:23
0

Kalau ada lomba menulis komen terbaik di Kompasiana, niscaya Inge salah satu kandidat juaranya. :)

30 Juli 2010 | 17:29
0

hahahahahahahahaahahahahahahhahahahahaahahahahahahahhhaahahahahahahahaha

itu tandanya obatku habis, mas Dwi! wuakakakakakakaakakakakakakaakakkakakakkaakakka

30 Juli 2010 | 17:37
0

Naga-naganya, betul dugaanku. Kumis Inge panjang. Hahahahaha,

30 Juli 2010 | 17:40
0

Pendek kok mas dwiki.. kemarin barusan dicukur.. wakakak..

30 Juli 2010 | 17:45
0

Memangnya mas Zuhdy tahu tho kata ajaib “kumis” yang kami berdua maksud? Saya curiga, jangan-jangan Inge yang kasih tahu? Bisa gawat medan pertempurannya…. :)

30 Juli 2010 | 17:47
0

hhahahahahaahahahahahahahaahhaahahahahahahahaahahahahahahahahaahhahaah

duh ngakak aja deh, mas Dwi. kali Mas Zuhdy sama kayak Dedy Corbuzy, hahahahahahahahahahaahahahahahahahahahahahaahahahahahahahahaahhaahahahah

30 Juli 2010 | 17:51
0

Wahaha.. gak tahu mas dwiki.. ampun mas.. daku bener2 gak tahu..
Demi server kompasiana, saya gak tahu mas..

30 Juli 2010 | 17:54
0

Ing, komen-komen konyol ini belum seberapa. Akan tambah seru bila Uncle Imam Subari, Pak Kate, Prof Nur atau dik Izzah menimpali. :)

30 Juli 2010 | 17:58
0

hahahahahahaahahahahahahahaahahahahahahahaahhahaahahahahhahahahaahahaha

30 Juli 2010 | 17:58
0

@Saya gak percaya, mas Zuhdy. Ternyata oh ternyata, beberapa saat lalu Inge kirim pesan ada kata sayang-sayang segala. Tak disangka, hatinya mendua. Sebagai bukti, masak kata “kumis” saja di-share ke lain hati. Hahaha.

30 Juli 2010 | 17:59
0

Saya gak percaya, mas Zuhdy. Ternyata oh ternyata, beberapa saat lalu Inge kirim pesan ada kata sayang-sayang segala. Tak disangka, hatinya mendua. Sebagai bukti, masak kata “kumis” saja di-share ke lain hati. Hahaha.

30 Juli 2010 | 18:11
0

wuakakkkakkaakakakakakakaakakakakakakakakakakakakakakakakakakkakakakkaka

31 Juli 2010 | 02:21
0

dudul ceramah , kalah kiyai …hahahahahaahahahaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa :lol: :lol: :lol:

31 Juli 2010 | 08:38
0

tumben inge pinter

31 Juli 2010 | 18:20
0

@Mimin: mumpung kagak mumet, Min! wuakakakakakaakakakakakkakkakakkkkakakakak

@putratoha: kebetulan aja tuh, mas. habis kejedot pintu, hahahahahahahahahahahhhhhahahhahhhaha

30 Juli 2010 17:17
0

Kawan, kenapa bangsa ini hanya puas dengan WACANA dan selalu dalam implementasinya hanya NOL BESAR. Dan ini tertular dalam segala hal, semua katanya dalam hitungan angka, namun padatnya Jakarta menjadi bukti bahwa kita harus MAKLUM. Maklum dengan macet yang menghabiskan berliter-liter BBM, Maklum untuk waktu yang sangat-sangat terbuang. Dan juga Maklum untuk selalu digenangi air saat hujan sekejap.

Kemarin sore hingga kini kita juga harus Maklum, atas lemahnya kinerja Tim Kompasiana dalam merespon minat menulis dalam Blog Competition. Maklum untuk menunggu dan tiada hasil. Maklum untuk mendapatkan klarifikasi untuk sekian kali 100 menit. Maklum untuk kapitalisasi menjadi nilai penting.

Ketika ditulisan di atas dikatakan dilanjutkan, kami juga Maklum, karena memang kami hanya Penumpang Gratisan. Terserah kalian sajalah, Kawan. Kalian yang punya lahan, kalian yang punya bahan dan kalian yang memetiknya.

Hanya saja, bersikap SETENGAH HATI itu menjadi kurang baik, bila menjadi lahan untuk mengecewakan. 100 menit merupakan waktu yang cepat untuk mengecewakan. semoga bisa terhibur dengan pilihan yang tepat dari hasil kompetisi ini. Kita liat nanti hasil penjuriannya.

Ternyata Maklum itu “Indah”, walau membodohkan atau mungkin meracuni kita bila sikap Maklum itu menjadi Budaya. Apalagi di jagat yang katanya memasuki ADIDAYA.

salam Maklum.
(maaf ini bukan Maklumat, harap Maklum. —-> ketularan virus maklum hehhe….)

30 Juli 2010 17:18
0

saya kira penjelasan panjang lebar admin tersebut lalu merekomendasikan langkah terobosan.
Tapi ujung kesimpulannya lomba tetap jalan. Kalau pakai logika standar lomba mestinya semua peserta punya akses dan kesempatan yg sama. Karena ada faktor yg menghambat, maka logika berubah jadi faktor keberuntungan. Setara dengan judi, alias adu untung. Siapa bisa masuk punya peluang menang. Yg tidak bisa ikutan anggap tidak beruntung. Kalau saran saya ubah kebijakan itu lebih baik. tetapi terserah panitia…hehe….yg kasihan nanti yg menang itu, legitimasinya kurang….

30 Juli 2010 | 17:22
0

sepakat.

lomba blogging day ini kok jadi kaya lotre… ada kemungkinan tulisan yang bagus, nggak lolos.

30 Juli 2010 | 19:18
0

Admin menempuh jalan aman, yaitu dengan meneruskan lomba ini, walau dengan resiko dapat kecaman dari para kompasianer. Sebab kalau dibatalkan
siapa yang akan membayar kerugian yang di timbulkan dari kontrak yang telah terjadi antara kompasian dengan iB Bank Syariah?

31 Juli 2010 | 02:22
0

om dian yang bayar …hahahahahaahahahah :)

30 Juli 2010 17:36 via Mobile Web
0

Walau terasa GA ADIL bagiku,aku maafkan dan semoga tidak terulang lagi..(sambil makan cabe rawit mikir bagaimana nasib tulisanku)…(^_^)?

30 Juli 2010 17:48
0

Syukurlah ada tanggapan dari pihak admin, agak terobati kekecewaan ini ^_^

30 Juli 2010 19:12
0

Maafnya sdh kami terima dengan bukti sebuah postingan sy tersebut dibawah…….
Namun demi perbaikan ke depan, perlu kiranya sesama kompasianer saling input (ini merupakan sebuah hikmah) dan saya sependapat dengan Bung @ faizmanshur diatas……

Sebelumnya Kang @Pepih Nugraha……Sebenarnya masalah yang timbul kemarin, dapatlah dibayangkan dampaknya pastilah terjadi hang pada PC kompasianer (maaf kita berseberangan pendapat disini, tdk mengapa kan…hahahaha), seperti kata teman kompasianer @ Della, bahwa bagaimana bisa masuk gajah pada lobang jarum……. Maaf Bung @Pepih, sy titip (untuk bahan renungan bersama) pesan Sun Tzu (Ahli Strategi Cina Kuno), mengatakan begini : “Kenali diri kenali lawan, seribu peperangan seribu kemenangan” ini bisa terjadi sebaliknya…….Coba analisa dengan kondisi yang terjadi kemarin……..Mari Sehatkan “Rumah Sehat” kita ini…Jangan cederai …….

Benarlah “sukses” karena yang masuk adalah pendaftar (pastilah itu) tapi prosentase pengikutnya tidak seberapa, saya perkirakan yang ikut cuma 1/4 saja pendaftar dari 643 kompasianer dan yang sempat postingan 287 judul postingan (banyak kompasianer memasukkan lebih dari satu postingan)

Memperhatikan postingan yang masuk berarti kemampuan server cuma sekian saja,jadi mestinya tambah kapasitas mungkin (sy ga tau persis karena sy bukan org IT), sy cuma berhitung matematik TK saja.

Info lengkap dan tolong Bung @ Pepih baca dan beri tanggapan di postingan saya di (terimakasih sebelumnya) :

http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/07/30/hikmah-dibalik-kegagalan-ib-kompasiana-blogging-day/

Sekedar catatan juga (admin bisa periksa):Ada beberapa tulisan yang tidak bisa di Vote……
(ini bisa jadi kesalahan teknis yang bisa diperkirakan) tapi kesalahan kemarin, itu bagi sy kekurangsiapan system atau hardware Admin barangkali…Maaf kalau salah…… Yang pasti mari kita perbaiki, karena ini akan menjadi preseden buruk ditengah persaingan yang semakin mengglobal ini…..

Salam Hangat
Ngeblog itu Kompasiana….. Mari kita jaga eksistensinya…….:)

31 Juli 2010 | 17:46
0

Tapi sy pikir ke depan kalau ada lomba lagi, minimal 3 tahap antara lain

Tahap I untuk Bagian Indonesia Timur
Tahap II untuk bagian Indonesia Tengah dan
Tahap III untuk Indonesia bagian Barat.

Star di jam masing-masing……. Jd tabrakan atau macet ga terlalu banyak…….
Namun semua tulisan di schedule oleh Admin, nanti bersamaan di publish,…..Bagaimana? ? Mungkin ini bisa dipertimbangkan oleh Bung @Admin……

Salam Hangat

30 Juli 2010 21:02
0

Dimaafkan….
—————-
——————————————————
Baca juga
KOMPASIANANER MENGGUGAT..!!!!

http://teknologi.kompasiana.com/group/internet/2010/07/29/kompasianer-menggugat/

30 Juli 2010 21:28
1

sebenarnya saya juga memahami ini kang pepih. tetapi kemarin saat trouble itu saya buat postingan di mana-mana karena kesal gak bisa akses. tapi sudahlah, nasi sudah menjadi bubur gak mungkin balik lagi. sebagai pengobat kesal, saya tidak akan membaca karya-karya peserta IB Kompasiana Blogging Day.

30 Juli 2010 22:44
0

bukan hanya nggak bisa masuk bang admin, tulisan saya sudah masuk tapi nggak bisa divote..ada apa ini??
http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan/2010/07/29/menembus-kemustahilan-indonesia-bisa/

31 Juli 2010 00:38
0
31 Juli 2010 01:01 via Mobile Web
1

He he lumayanlah sdh ada klarifikasi dan minta maaf. Bagi saya ini EVENT YG GAGAL krn dari 100menit yg disediakan hanya 15menit pertama bisa masuk terus error sampe 2 jam. Dan hanya sekitar 30% peserta lomba yg bisa masuk.

Btw, Saya ucapkan selamat kpd kawan2 yg berhasil masuk lomba, dan sampaikan simpati kpd yg gagal masuk lomba.

Dan sangat prihatin dg ucapan kawan2 yg menuding bhw yg gagal masuk lomba krn tdk iklas berbagi. Ini sebuah kecöngkakan dan kebohongan yg sangat nyata. Sok iklas padahal ngambek kalo sepi pengunjung.

Kita tau tau kalo ikvt lomba berarti ada yg dikejar… itu wajar dan sehat utk tingkatkan prestasi tokh?

Trims dan salam hangat buat Admin.

31 Juli 2010 08:20
1

sepakat dgn pak Edy..
kompasiana bukan negara, dan tdk bisa dimaklumi jika budaya kenegaraan yg kerap ber-maklum-maklum diadaptasi sebagai cara berkomunikasi admin dgn komapasianwer.
mas pepih, cara berkomunikasi anda mirip banget dgn cara berkomunikasi dgn pak beye, menteri2nya dan segenap elit birokrasi di negeri ini… bahasa anda bahasa top down mas ! coba sigi setiap kalimat2 anda, apakah ada ruang komunikasi dua arah didalamnya ? mtkda ada sama sekali. anda hanya mengklarifikasi ‘gugatan-gugatan kompasianer, stelah itu maslaah anda anggap selesai.
blog social media itu horizontal mas, dialog dua arah.. tidak gugat-kalrifikasi-selesai.. tanya jawab itu harus berulang-ulang dan berkelanjutan..
dgn surat + salam hangat dr anda, masalah itu hanya selesai bagi anda, tdk bagi kompasianer..
saya kecewa dgn cara berkomunikasi anda mas pepih…

salam dingin
Rusdianto…

31 Juli 2010 08:40
0

segera menyusul lomba di even berikutnya….
salam menanti bukti dari kesiapan admin

31 Juli 2010 10:18
0

Sekedar saran saja, demi keharmonisan rumah sehat ini ke depan, admin tak perlu tergesa - gesa mengambil keputusan. Pertimbangkan secara secara bijak. Nampaknya yang berhasil mengirimkan tulisanpun tidak cukup gembira dengan situasi ini, seperti yang ditulis Mas Hadi Samsul, apalagi yang gagal. Kebijaksanaan dan jiwa besar admin memang sedang diuji. Dilanjutkan atau mau diulang, jika demi kebaikan bersama di rumah sehat ini, tentunya tak masalah.

31 Juli 2010 12:18
0

Terima Kasih atas reportnya.
Saya sempat kesal, karena saya sudah terdaftar akan tetapi saya tidak dapat ikut kompetisi. Saya mulai blogger pada waktu jam J, tapi dari awal pembukaan sampai akhir pembukaan saya tidak dapat masuk ke kompasiana. Yang hanya keluar Page Loading Error. Sempat kesal beberapa hari, akan tetapi setelah melihat postingan dari admin kompasiana mengenai pelajaran berharga dari lomba 100 menit yang isinya tentang kronologis kejadian dan permintaan maaf sudah mengobati kekesalan saya.. Smoga event-event selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Untuk yang kemarin telah berhasil posting karya-nya… LANJUTKAN PERJUANGANMU…

Salam Kompasiana..

31 Juli 2010 15:16
0

Saya memang tidak ikut dalam lomba blogging 100 menit ini. Tapi melihat sedemikian ‘meledaknya’ amarah para peserta kompetisi yang dikecewakan ini saya betul-betul ‘taken aback’ (kaget setengah mati). Rupa-rupanya ada sisi karakter dari bloggers yang belum saya pahami sama sekali (meskipun saya juga blogger kendatipun masih pupuk bawang). Dalam bayangan saya insiden ini seperti seorang isteri yang langsung minta cerai gara-gara sang suami lupa menepati janji membelikan kue pancong. Buat teman-teman bloggers maafin saya, komen ini pasti menunjukkan bahwa saya tidak mempunyai sensitifitas dan pemahaman arti dari sebuah blogging.
Salam kompasiana

2 Agustus 2010 | 09:45
0

We are in the same boat, Sir.

31 Juli 2010 15:27
0

Adakah yang lebih luas dari Samudra?

MEmaafkan

Apalagi jelang ROmadhon ;;)

31 Juli 2010 16:45
0

usul aja… lain kali ga usah 100 menit… hitungannya 24 jam aja lah… yang penting kan tujuannya sama : menumbuhkan niat menulis…

salam usul :)

1 Agustus 2010 | 09:44
0

Setuju, karena substansinya ada disana….. :) atau plot sesuai jam WIB,WITA,WIT……. dan jam yang sama…….. salam

31 Juli 2010 18:45
0

hmmmm….ada yg blm dijelaskan juga nih….gimana dgn tulisan yg “terlempar” dr arena gara2 mengedit? udah berhasil masuk di rentang waktu yg ditetapkan tp karna mengedit utk meng-upload foto, mjd tulisan reguler & jam tayang berubah…(tdk ada sistem voting-nya)..ini banyak jg dialami kompasianer, termasuk saya…

mohon penjelasan pak admin…makasih ya…

31 Juli 2010 19:23
0

Emang kemarin ada lomba apaan, kok saya gak tahu ya? Wakakakakak

31 Juli 2010 | 19:39
0

lomba menerjang badai gelombang elektromagnetis bang firman, rupanya setrumnya banyak yg mati akibat potonnya ga konek :D

31 Juli 2010 | 19:47
0

Hehehehehehehe. Untung saya gak ikutan Mbak. Soalnya sudah gak gape nulis sih. :D

1 Agustus 2010 08:30
1

100 menit yang berhasil bikin saya nyut2an, uring2an, jadi tukang ngomel, lupa mandi, dan mudah lapar… emosi jiwaa….
:D :D

1 Agustus 2010 | 09:42
0

:) @Neng Tita asal jangan lupa ……………………. :) Sukses sobat……. Salam

1 Agustus 2010 21:16
0

maklumlah semuanya namanya jg buatan manusia pasti ada lebih dan kurangnya.ttp semangat !

2 Agustus 2010 | 09:48
0

man-made is never perfect.
SMA Ngat

2 Agustus 2010 08:34
0

Kecewa, pasti iya. Saya sendiri salah satu peserta yang sangat antusias mengikuti lomba ini. Jauh-jauh hari saya pun mendaftar, takut jikalau peserta Blogging Day dibatasi. Sebelum pelaksanaan saya telah mempersiapkan artikel sebanyak 9 artikel (satu artikel rata-rata empat lembar). Pada hari dan jam yang ditentukan, saya mempersiapkan segala sesuatunya, mulai dari artikel yang sudah saya buka di Microsoft World, koneksi ke jaringan wireless kampus saya dan sebagainya. Pada detik-detik akhir saya sudah meng-copy paste tulisan dan siap memposting. Namun apa yang terjadi, tiba-tiba tinggal mengklik “publish” saja tidak bisa saya lakukan. “page load error”, begitu kata-kata yang muncul. Berkali-kali saya coba namun tetap tidak berhasil. Semula saya mengira jaringan wireless saya yang lemah. Karena masih ada waktu beberapa menit (sekitar 40 menit) saya pun pindah ke warnet. Di warnet pengalaman yang sama terulang. Saya tidak putus asa. Kemudian saya pindah warnet lagi dan berharap warnet yang kedua punya jaringan yang lebih “joss”. Lagi-lagi saya harus menerima pengalaman pahit yang tak terlupakan. Hingga kini sembilan artikel yang sudah saya persiapkan, belum satupun yang terposting.

2 Agustus 2010 15:27
0

Oke lah kalo begitu. Sekarang untuk halaman http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan?lp masih banyak yang kesalahan, seperti urutan waktu, dibaca dan vote masih terjadi kesalahan. Dan tulisan saya yang ini http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan/2010/07/29/revolusi-bank-syariah/ seharusnya masuk kategori iB tapi tidak ada. Saya coba cari di catatan tidak ada juga. Cuma bisa ditemukan lewat search google, itu pun harus menuliskan judul. Bagaimana orang akan membaca tulisan saya, menemukannya saja sulit.

2 Agustus 2010 | 17:02
0

ya, khusus untuk kasus tulisan pak Harris ini, saya pernah vote. tetapi selanjutnya tak ada lagi dalam jejeran tulisan. mohon dikoreksi

2 Agustus 2010 17:40
0

kekekekke,nambahin komen ah,,,dicuekkin,,so pasti…heheheh

3 Agustus 2010 11:58
0

tidaaaaak….. gara-gara kena trafick jam ga bisa masukin tulisan jadi lumayan sebel dan benci selama beberapa hari ga nulis-nulis, padahal udah sampai lari-lari minjem komputer temen yang paling cuepet sampai ke server IT segala…memang kompasiana kejam…sampai kebawa mimpi.

3 Agustus 2010 18:23
0

mm..andai aja lombanya diulang.. heheee… :)

3 Agustus 2010 23:22
0

KECEWA….!!!
(Bukan karena persoalan di atas, tapi karena gw ga tau menau soal event diatas… weleh2 kemaja aja ya si gw ni..???)

ayo bikin agi dong lomba serupa…!!

5 Agustus 2010 06:06
0

Berbhagialah yang bisa mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini.
Semoga lain waktu bisa ikut berpartisipasi dengan persiapan yang lebih matang dan mantap.
Amin.

Salam Sehati

7 Agustus 2010 15:06
0

wah enak yang dapet kesempatan ikut lomba meskipun pikhak kompasiana kewalahan dan sempat kacau harap maklum juga yaa…moga lain kali bisa ikutan..salam kopasiana…

7 Agustus 2010 21:16
0

Setelah mencoba posting sampai waktu habis, sebenarnya saya masih berharap ada pengumuman dari admin yang bunyinya kurang lebih begini “Kami mohon maaf kepada anda yang tidak dapat memposting tulisan karena terjadi gangguan pada server kami, untuk itu lomba kami perpajang 1 x 24 jam”

9 Agustus 2010 18:34
0

hayooo..mulailah menulis kembali..semoga tulisan anda semua mendapat nilai yang terbaik……kalo saya mah masih belajar nulis….jadi supporter aja dehhh….hayooo PASTI BISA…siapa takutttt…???

11 Agustus 2010 14:49
0

saya sudah lupa tuh dengan acara, abis kecewa, ngirim satu-satunya tulisan yang sudah dipersiapkan sebelumnya yang saya kira terbaik eh malah jadi postingan biasa di kompasiana,,, admin sepertinya tidak hanya minta maaf, dialog kayaknya perlu tuh… alias ada komunikasi dua arah jangan hanya minta maaf, minta maklum, minta…. minta…walah saya kira admin kompasiana lebih baik dari yang lain,,,, kayaknya hampir sama saja….

13 Agustus 2010 16:34
0

Mohon bantuan Admin.
Artikel saya pada link: http://lomba.kompasiana.com/group/ib-1000-tulisan/2010/07/29/mempromosikan-bahaya-laten-penyakit-hepatitis-catatan-hari-hepatitis-sedunia/
mengalami eror setelah saya mencoba memasang gambar. Mohon artikel tersebut ditempatkan pada tempat semula tanpa gambar. trims kasih

16 Agustus 2010 12:42
0

Pak admin, apakah pengumuman pemenang lomba 100 menit 1000 tulisan sudah ada? Seingat saya dulu akan diumumkan tgl 16 agt yaitu hari ini. Mohon infonya pak..

17 Agustus 2010 11:37
0

pengumumannya mana ya? kok sampai har ini ngga ada?

30 Agustus 2010 | 10:47
0

iya sampai hari ini gak ada loh pak admin.. janjinya tgl 16 agt kan :D

Tulis Tanggapan Anda
Guest User
Search:
Kompasiana Muda Blogshop
Copyright 2008 - 2010